setiap bayi yang dilahirkan pertama kali akan menangis, dan orang-orang yang melihat biasanya tertawa riang, begitu juga denganku.
tak banyak yang kuingat dari masa kecilku,namun aku masih ingat kalau aku mempunyai seorang kakak perempuan yang sangat cantik sekali. ketika aku masih kecil, sekitar umur tiga tahun, kakak perempuanku menjagaku, ibuku bilang "jangan ditinggalkan adikmu nanti dia jatuh dari tangga". saat itu kakak perempuanku sangat hawatir meninggalkanku, tapi dia harus pergi, katanya sebentar saja"dek, tunggu dirumah sebentar ya, jangan kemana-mana nanti jatuh", rumah didaerah kami memang tinggi-tinggi wajar jika mereka hawatir. aku hanya berjalan disekitar rumah, dan benar aku terjatuh, dahiku tertusuk pecahan dan mengeluarkan darah yang banyak. kakakku pulang dengan berlari dia melihatku dengan darah yang bercucuran, dan memelukku, air matanya berlinang."tadikan kakak bilang jangan kemana-mana"
ketika aku beranjak menjadi anak-anak yang riang, aku sudah menghafalkan beberapa ayat pendek, tugas dari sekolah. aku praktekkan dalam sholah. kakak perempuanku bilang, "dek kalo sholat nggak boleh dibaca keras-keras, kalo pas belajar, nggak apa-apa". aku menjawab, "nanti kalo nggak dibaca keras, aku lupa", kakakku bilang lagi "kalo sholat nggak boleh ngomong"
kakakku memang anggun sekali, dia memakai jilbab, aku sering menirunya, pura-pura membersihkan muka dengan peralatan kosmetiknya, mengikuti kemana dia pergi. dan..aku sering dititipi salam dari cowok-cowok yang suka padanya.
menjelang remaja, kakakku pindah sekolah ke kota lain, selama tiga tahun aku tak pernah bertemu dia, alat komunikasi hanya surat. aku rindu sekali padanya. aku melewati masa remajaku sendirian.
setelah lulus dari SLTP, aku menyusul kakakku ke kota itu..dia terbaring dikasur, aku menghampirinya, orang-oarang mengelilinginya, dan menangis. seseorang berkata "bangunlah, adikmu datang", dia duduk, dan menatapku. satu tetes, dua tetes air mengalir dipipiku, turun ke dagu dan jatuh, berkali-kali..terus dan terus jatuh. dia menghapus air mataku dengan tangannya dan bertanya padaku "mengapa menangis dek"..aku ingin berkata "aku rindu...rindu sekali", tapi tak pernah kukatakan, sampai saat ini.
satu tahun, dua tahun, tiga tahun, sepuluh tahun berlalu. setiap bayi yang dilahirkan akan menangis, dan orang lain menyambut dengan tawa. bertahun-tahun aku melihatnya dengan menangis tetapi orang lain melihatnya dengan tertawa. dia teriak, dia mengoceh, dia berjoget, dia tertawa sendiri, menagis berteriak. nampak lucu bagi orang lain. tapi aku tak pernah berhenti menagis dalam hati, jika air mataku sudah kering, jika air mata darah tak bisa aku keluarkan.
pernah dia berkata "mengapa aku sakit seperti ini", dan aku menangis mendengarnya. kemudian dia membentakku "hei...kenapa menangis", dia memang masih gila.
aku selalu berusaha mencari tahu tentang dia, membaca buku-buku yang positif, sering dia tidur dipangkuanku sambil aku bercerita, aku belai rambutnya. dia bertanya padaku
"apa aku bisa sembuh dek", aku jawab, bisa setiap penyakit ada obatnya, yakin saja, dan berusaha. dia berkata padaku "dek hiburlah aku"
apa yang kau rasakan kakakku, begitu beratkah hidup sehingga kau memilih untuk gila, seberat apa, bagilah dengaku agar lebih ringan.
suatu ketika ada tetangga yang bilang pada bapakku, "jangan sok kamu, lihat anakmu saja gila"
Alquran adalah obat, obat bagi jiwa yang sakit. namun bukan untuk dendam, tapi biar hati bapakku redam, aku turuti. malam itu, bapakku menyuruhku membaca surat Yasin sampai 40 kali, karena rasa sakitnya, masing-masing 40 kali. aku lihat bapakku sudah kelelahan. aku menggantikannya, dan kusuruh bapakku tidur karena besok akan bekerja lagi. sepanjang malam aku hampir tak tertidur, kuulangi lagi dan lagi, membaca surat yang sama. 10 kali saja sudah berat bagi bapakku dengan mata yang sudah tak jelas lagi untuk membaca Alquran, dengan terbata-bata. berapa puluh kali, aku baca hingga shubuh datang.
menangis dan tertawa adalah aktivitas fisik manusia yang alamiah, sudah menjadi fitrahnya jika bahagia tertawa, jika bersedih menangis.
"Dan bahwasannya Dialah yang menjadikan orang tertawa dan menangis." (QS. al-Najm [53] : 43).
pernah kakakku lari dari rumah dengan membawa bantal guling, kami cari kemana-mana ternyata dia bersembunyi di sebuah bangunan yang baru dibangun, dibalik bata-bata yang tersusun, dia ketakutan, tak ingin pulang.
aku hanya pernah melihat adegan itu di film, ternyata aku tidak hanya menyaksikan sendiri tetapi merasakan sendiri rasa sesaknya. perih..
sebab apakah dia menjadi gila, aku tak pernah tau..
sebab cintakah..seperti di film india pyar tune kya kiya, atau sebab lain. buatku dia adalah bidadari, bidadari khusus yang dikirimkan Allah untukku.
bagaimana kabarmu bidadari, aku rindu
Sabtu, 24 Maret 2012
ujian sakit hati
Bersyukur atas masa lalu yang menyakitkan, hari ini baru kutahu apa maknanya diberi ujian seperti itu. tak ingin sakit, tapi rasanya sakit banget...mencintai seseorang terkadang menyakitkan, bukan karena cinta itu, namun karena harapan yang tak sesuai kenyataan.
saat cinta itu tak kesampaian, rasanya tak bisa tergambarkan. kecuali, jika kita sudah menyiapkan akan cinta tersebut, tentunya kita juga akan siap dengan perpisahan atau ditinggalkan.
seperti kata pak mario teguh, rasa sakit itu muncul karena ada sesuatu keinginan yang belum tersampaikan
seorang temanku bilang: "karena aku belum pernah pacaran, dan sakit sekali ketika dia yang kucintai memutuskan memilih yang lain" aku kurang ingat kata-katanya, tapi intinya seperti itu.
karena kita belum siap untuk sebuah cinta, dan dia datang tiba-tiba, maka itu yang menyebabkan sakit. lagi-lagi ketika diapun harus pergi secara tiba-tiba juga.
hidup itu untuk cinta, benar. tak ada satu kisahpun didunia ini yang tak ada nuansa cinta. pada lagu, pada film, pada bunga, pada binatang. semua diwarnai dengan cinta. sudah tertakdir semua diciptakan berpasangan.
Dan Yang menciptakan semua yang berpasang-pasangan QS,43:12
Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran Allah. QS,51:49
dan Kami jadikan kamu berpasang-pasangan, QS,78:8
====================================
cinta bisa bikin kita lemas, tapi juga bikin kita bersemangat. cinta bisa bikin kita sukses, cinta juga bisa bikin kita gagal. entah, rumus kimia apa yang terjadi dalam tubuh, sehingga ketika kita jatuh cinta, semua anggota tubuh menjadi bersemangat untuk beraktivitas, tubuh yang sakit menjadi sehat. entah teori psikologi yang mana yang bisa menjelaskannya, entah rumus fisika yang mana bisa menjelaskan semua proses jatuh cinta ini.
aku ingat, waktu itu, ketika aku merasa patah hati...rasanya dunia memuntahkanku, tak ada tempat untuk mengadu (mulai puitis khasnya lagu lebay) tak usah dijelaskan, semua mungkin pernah merasakan. aku hanya punya uang rp. 30.000 sisa ongkos kereta Yogyakarta-Jakarta. dalam hati hanya berucap, "pokoknya, aku harus pergi" dengan uang itu, aku mencari alamat dosenku di jakarta utara. ada rasa gugup, karena belum tahu alamatnya, takut uangnya tak cukup. aku berapa kali naik bis, di bis terahir aku sampai tertidur...aku sudah siapkan kata-kata jika uangku kurang untuk membayar ongkos. "pak maaf ya, uang saya kurang, bla...bla..bla..". uangku hanya tersisa rp.10.000. sebelumnya aku salah naik bis, jadi bolak-balik ganti bis.
beberapa kali aku tanya pada pak sopirnya "pak sudah sampai belum di kota wisata", jawabnya selalu belum. bukan apa-apa, sejauh itu, aku hanya takut uangku kurang untuk membayar ongkosnya. setelah sampai, "berapa pak", ku tanya sopirnya. "lima ribu mbak"..
alhamdulillah...
tapi, aku harus naik ojek lagi..uangku tinggal rp. 5ooo. dan hanya tertinggal uang receh di tasku. untung tukang ojeknya bisa ditawar. (maksudnya ongkos ojeknya)
"goceng aja ya bang"
ahirnya sampai juga dirumah dosenku, aku juga tamu tak diundang sebenarnya, tapi karena aku sudah nggak ada tempat untuk bersembunyi dari rasa sakitku, sakitnya psikis sih, jadi agak rada-rada aneh.
sampai disana, aku dimarah dosenku "kalo mau gila jangan jauh-jauh, ke jogja kok cuma buat stress, buka jilbabnya"
eitss, jangan salah sangka dulu, dosenku perempuan. setelah kubuka jilbab dosenku melanjutkan marahnya "pake jilbab rambut nggak pernah disisir, lihat rambutmu acak-acakan kayak gitu, tubuh itu dirawat, biar pikiran jernih, mensyukuri apa yang Allah kasih untuk kita dengan merawatnya, kalo nggak punya uang buat kesalon, bisa beli lulur harganya juga ngak mahal-mahal banget. kamar dibersihkan, buku-buku disusun rapi, di pel lantainya, dikasih wewangian biar nggak jadi sumpek, bikin stress"
dan banyak lagi, karena dosenku orang sumatera jadi kata-katanya begitu nyelekit antara menyakitka dan menyejukkan hahaha. aku menangis, tetapi merasa lega karena ada yang memarahiku. kedua dosenku suami-istri memarahiku beberapa hari itu. aku mau pulang ke jogja tidak ada ongkos lagi. alhamdulillah setelah pamit pulang walau nggak punya uang, cuma pamit doang nggak tau dijalan mau pinjam uang siapa, kedua dosenku memberiku uang masing-masing Rp. 100.000. masih ada sisa setelah dipakai bua ogkos dan kesalon...
dan lihat sekarang tadaaaaaaa.....rambutku jauh berbeda dari dulu, dan tidak perlu mahal merawatnya..facial, body spa, creambath, ear candle, mani pedicure, foot spa, dan banyak lagi deh..bisa kulakukan sendiri.
alhamdulillah atas ujian sakit hati ini...
saat cinta itu tak kesampaian, rasanya tak bisa tergambarkan. kecuali, jika kita sudah menyiapkan akan cinta tersebut, tentunya kita juga akan siap dengan perpisahan atau ditinggalkan.
seperti kata pak mario teguh, rasa sakit itu muncul karena ada sesuatu keinginan yang belum tersampaikan
seorang temanku bilang: "karena aku belum pernah pacaran, dan sakit sekali ketika dia yang kucintai memutuskan memilih yang lain" aku kurang ingat kata-katanya, tapi intinya seperti itu.
karena kita belum siap untuk sebuah cinta, dan dia datang tiba-tiba, maka itu yang menyebabkan sakit. lagi-lagi ketika diapun harus pergi secara tiba-tiba juga.
hidup itu untuk cinta, benar. tak ada satu kisahpun didunia ini yang tak ada nuansa cinta. pada lagu, pada film, pada bunga, pada binatang. semua diwarnai dengan cinta. sudah tertakdir semua diciptakan berpasangan.
Dan Yang menciptakan semua yang berpasang-pasangan QS,43:12
Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran Allah. QS,51:49
dan Kami jadikan kamu berpasang-pasangan, QS,78:8
====================================
cinta bisa bikin kita lemas, tapi juga bikin kita bersemangat. cinta bisa bikin kita sukses, cinta juga bisa bikin kita gagal. entah, rumus kimia apa yang terjadi dalam tubuh, sehingga ketika kita jatuh cinta, semua anggota tubuh menjadi bersemangat untuk beraktivitas, tubuh yang sakit menjadi sehat. entah teori psikologi yang mana yang bisa menjelaskannya, entah rumus fisika yang mana bisa menjelaskan semua proses jatuh cinta ini.
aku ingat, waktu itu, ketika aku merasa patah hati...rasanya dunia memuntahkanku, tak ada tempat untuk mengadu (mulai puitis khasnya lagu lebay) tak usah dijelaskan, semua mungkin pernah merasakan. aku hanya punya uang rp. 30.000 sisa ongkos kereta Yogyakarta-Jakarta. dalam hati hanya berucap, "pokoknya, aku harus pergi" dengan uang itu, aku mencari alamat dosenku di jakarta utara. ada rasa gugup, karena belum tahu alamatnya, takut uangnya tak cukup. aku berapa kali naik bis, di bis terahir aku sampai tertidur...aku sudah siapkan kata-kata jika uangku kurang untuk membayar ongkos. "pak maaf ya, uang saya kurang, bla...bla..bla..". uangku hanya tersisa rp.10.000. sebelumnya aku salah naik bis, jadi bolak-balik ganti bis.
beberapa kali aku tanya pada pak sopirnya "pak sudah sampai belum di kota wisata", jawabnya selalu belum. bukan apa-apa, sejauh itu, aku hanya takut uangku kurang untuk membayar ongkosnya. setelah sampai, "berapa pak", ku tanya sopirnya. "lima ribu mbak"..
alhamdulillah...
tapi, aku harus naik ojek lagi..uangku tinggal rp. 5ooo. dan hanya tertinggal uang receh di tasku. untung tukang ojeknya bisa ditawar. (maksudnya ongkos ojeknya)
"goceng aja ya bang"
ahirnya sampai juga dirumah dosenku, aku juga tamu tak diundang sebenarnya, tapi karena aku sudah nggak ada tempat untuk bersembunyi dari rasa sakitku, sakitnya psikis sih, jadi agak rada-rada aneh.
sampai disana, aku dimarah dosenku "kalo mau gila jangan jauh-jauh, ke jogja kok cuma buat stress, buka jilbabnya"
eitss, jangan salah sangka dulu, dosenku perempuan. setelah kubuka jilbab dosenku melanjutkan marahnya "pake jilbab rambut nggak pernah disisir, lihat rambutmu acak-acakan kayak gitu, tubuh itu dirawat, biar pikiran jernih, mensyukuri apa yang Allah kasih untuk kita dengan merawatnya, kalo nggak punya uang buat kesalon, bisa beli lulur harganya juga ngak mahal-mahal banget. kamar dibersihkan, buku-buku disusun rapi, di pel lantainya, dikasih wewangian biar nggak jadi sumpek, bikin stress"
dan banyak lagi, karena dosenku orang sumatera jadi kata-katanya begitu nyelekit antara menyakitka dan menyejukkan hahaha. aku menangis, tetapi merasa lega karena ada yang memarahiku. kedua dosenku suami-istri memarahiku beberapa hari itu. aku mau pulang ke jogja tidak ada ongkos lagi. alhamdulillah setelah pamit pulang walau nggak punya uang, cuma pamit doang nggak tau dijalan mau pinjam uang siapa, kedua dosenku memberiku uang masing-masing Rp. 100.000. masih ada sisa setelah dipakai bua ogkos dan kesalon...
dan lihat sekarang tadaaaaaaa.....rambutku jauh berbeda dari dulu, dan tidak perlu mahal merawatnya..facial, body spa, creambath, ear candle, mani pedicure, foot spa, dan banyak lagi deh..bisa kulakukan sendiri.
alhamdulillah atas ujian sakit hati ini...
Selasa, 13 Maret 2012
namanya Da Cruz
Mulai babak baru dalam kehidupan yang tiada habisnya lika likunya. aku bertemu dia Da Cruz, itu namanya. aku masih menilai, tapi sejak kenal dengan dia, aku yakin dia orang baik. hanya saja ada yang berbeda diantara kita.
rasanya sudah hilang segala impian dan kriteriaku dulu yang pernah aku sebut "lelaki sederhana yang baik agamanya" karena mengingat itu serasa menimbulkan luka baru. sejak orang yang kuaggap baik agamanya sungguh membuatku tambah jauh dari ketenangan. sakit hati itu membuatku jauh..jauh dari Tuhanku. aku sudah tak menginjakkan kakiku lagi ke masjid. masjid seolah menimbulkan trouma yang panjang dalam sejarah hidupku. seorang wanita juga tidak diwajibkan untuk sholat di masjid, hanya saja pahalanya akan lebih banyak ketika berjemaah. namun sejak itu, masjid yang hanya sejengkal dari tempat tinggalku tak pernah kuinjak lagi. aku sungguh berubah.
ternyata rasa diabaikan, tak dicintai membuatku merasa tak berharga. hilang sudah semangatku..
dalam keterpurukanku, aku juga meninggalkan Diaryku, yang biasanya selalu menjadi temanku untuk menuliskan semua yang kurasakan. saat itu, aku benar-benar sudah hilang.
dia datang, entah mengapa? sejak kenal dia, aku merasa sungguh berharga. aku menjadi semangat kembali. aku merasa ingin dekat dengan Tuhanku. aku sedetikpun tak ingin lengah. aku menginjakkan kakiku ke masjid lagi, aku berpuasa sunnah lagi, aku senyum kembali.
memang semua itu bukan karena dia semata, hanya saja aku merasa aku rindu, rindu dengan Tuhanku.
dia bilang padaku "nanen nomu2 saranghanende". cinta itu bahkan sudah kehilangan bentuk dihatiku, aku sudah tak mengerti apa itu cinta. tapi kata itu membuatku bahagia.
saat aku menelponnya, ada suara perempuan di mobilnya. dia bilang itu halmoeni, orang korea. dia mengantarkan kedua nenek itu pulang. ya aku merasa bangga padanya.
Aigo...cerita ini sungguh rumit. sering kita lihat sendiri dan dengar dari orang-orang, seorang wanita muslimah yang tiba-tiba melepas jilbabnya. seorang wanita muslimah yang jauh dari aktivitas dakwah. benarlah bahwa wanita itu bagai tulang rusuk, sanggat rentan untuk patah hatinya. aku merasakannya sendiri. hanya saja hidup adalah pilihan kita sendiri.
dalam sebuah organisasi atau kelompok lingkungan yang mempertemukan wanita dan laki-laki dalam suatu aktivitas yang bertujuan sama, sering bertemu. sering timbul rasa kagum dan jatuh cinta atau sering disebut cinta lokasi. disana aku jatuh cinta dan kemdian patah..patah hatiku dan itu juga yang menyebabkan aku tak pernah ke masjid lagi.
Ya Allah, aku hanya ingin kembali padaMu, karena aku pikir dia adalah orang yang baik agamanya, aku serasa memaksa dia untuk jadi jodohku. orang yang kemudian mengabaikanku. dia bilang aku ke GR an. dia bilang, dia hanya anggap aku teman tetapi aku minta lebih dari teman. aku tak pernah merasa seperti itu, sungguh.
tapi sekarang aku kembali, aku menemukan diriku lagi yang sempat hilang, hilang bentuk.
lelaki sederhana yang baik agamanya pun hilang dari kriteriaku. aku masih sering mendengarkan azan yang merdu, aku masih mengagumi Bilal bin rabbah, aku masih mengagumi pemuda Ashabul Kahfi, aku masih kagum pada Ibnu mas'ud. aku ingin selamatkan diriku dari ketidak berhargaan oleh lelaki yang kuanggap baik agamanya, yang menghancurkan hatiku dan membuatku jauh dari Tuhanku. aku tinggalkan dia, gomabemnida atas segala penilaian yang salahmu terhadapku.
Da Cruz, nama laki-laki itu yang baru ku kenal, tapi mengenalnya membuat aku ingin dekat dengan Tuhanku, jadilah seperti Abu Tholha ne ein...karena jika tidak aku tak bisa bersamamu.
Dari Anas bahwa Aba Tholhah meminang Ummu Sulaim lalu Ummu Sulaim berkata “Demi Allah, lelaki sepertimu tidak mungkin ditolak lamarannya, sayangnya kamu kafir sedangkan saya muslimah. Tidak halal bagiku untuk menikah denganmu. Tapi kalau kamu masuk Islam, keislamanmu bisa menjadi mahar untukku. Aku tidak akan menuntut lainnya”. Maka jadilah keislaman Abu Tholhah sebagai mahar dalam pernikahannya itu. (HR Nasa`ih 6/ 11
rasanya sudah hilang segala impian dan kriteriaku dulu yang pernah aku sebut "lelaki sederhana yang baik agamanya" karena mengingat itu serasa menimbulkan luka baru. sejak orang yang kuaggap baik agamanya sungguh membuatku tambah jauh dari ketenangan. sakit hati itu membuatku jauh..jauh dari Tuhanku. aku sudah tak menginjakkan kakiku lagi ke masjid. masjid seolah menimbulkan trouma yang panjang dalam sejarah hidupku. seorang wanita juga tidak diwajibkan untuk sholat di masjid, hanya saja pahalanya akan lebih banyak ketika berjemaah. namun sejak itu, masjid yang hanya sejengkal dari tempat tinggalku tak pernah kuinjak lagi. aku sungguh berubah.
ternyata rasa diabaikan, tak dicintai membuatku merasa tak berharga. hilang sudah semangatku..
dalam keterpurukanku, aku juga meninggalkan Diaryku, yang biasanya selalu menjadi temanku untuk menuliskan semua yang kurasakan. saat itu, aku benar-benar sudah hilang.
dia datang, entah mengapa? sejak kenal dia, aku merasa sungguh berharga. aku menjadi semangat kembali. aku merasa ingin dekat dengan Tuhanku. aku sedetikpun tak ingin lengah. aku menginjakkan kakiku ke masjid lagi, aku berpuasa sunnah lagi, aku senyum kembali.
memang semua itu bukan karena dia semata, hanya saja aku merasa aku rindu, rindu dengan Tuhanku.
dia bilang padaku "nanen nomu2 saranghanende". cinta itu bahkan sudah kehilangan bentuk dihatiku, aku sudah tak mengerti apa itu cinta. tapi kata itu membuatku bahagia.
saat aku menelponnya, ada suara perempuan di mobilnya. dia bilang itu halmoeni, orang korea. dia mengantarkan kedua nenek itu pulang. ya aku merasa bangga padanya.
Aigo...cerita ini sungguh rumit. sering kita lihat sendiri dan dengar dari orang-orang, seorang wanita muslimah yang tiba-tiba melepas jilbabnya. seorang wanita muslimah yang jauh dari aktivitas dakwah. benarlah bahwa wanita itu bagai tulang rusuk, sanggat rentan untuk patah hatinya. aku merasakannya sendiri. hanya saja hidup adalah pilihan kita sendiri.
dalam sebuah organisasi atau kelompok lingkungan yang mempertemukan wanita dan laki-laki dalam suatu aktivitas yang bertujuan sama, sering bertemu. sering timbul rasa kagum dan jatuh cinta atau sering disebut cinta lokasi. disana aku jatuh cinta dan kemdian patah..patah hatiku dan itu juga yang menyebabkan aku tak pernah ke masjid lagi.
Ya Allah, aku hanya ingin kembali padaMu, karena aku pikir dia adalah orang yang baik agamanya, aku serasa memaksa dia untuk jadi jodohku. orang yang kemudian mengabaikanku. dia bilang aku ke GR an. dia bilang, dia hanya anggap aku teman tetapi aku minta lebih dari teman. aku tak pernah merasa seperti itu, sungguh.
tapi sekarang aku kembali, aku menemukan diriku lagi yang sempat hilang, hilang bentuk.
lelaki sederhana yang baik agamanya pun hilang dari kriteriaku. aku masih sering mendengarkan azan yang merdu, aku masih mengagumi Bilal bin rabbah, aku masih mengagumi pemuda Ashabul Kahfi, aku masih kagum pada Ibnu mas'ud. aku ingin selamatkan diriku dari ketidak berhargaan oleh lelaki yang kuanggap baik agamanya, yang menghancurkan hatiku dan membuatku jauh dari Tuhanku. aku tinggalkan dia, gomabemnida atas segala penilaian yang salahmu terhadapku.
Da Cruz, nama laki-laki itu yang baru ku kenal, tapi mengenalnya membuat aku ingin dekat dengan Tuhanku, jadilah seperti Abu Tholha ne ein...karena jika tidak aku tak bisa bersamamu.
Dari Anas bahwa Aba Tholhah meminang Ummu Sulaim lalu Ummu Sulaim berkata “Demi Allah, lelaki sepertimu tidak mungkin ditolak lamarannya, sayangnya kamu kafir sedangkan saya muslimah. Tidak halal bagiku untuk menikah denganmu. Tapi kalau kamu masuk Islam, keislamanmu bisa menjadi mahar untukku. Aku tidak akan menuntut lainnya”. Maka jadilah keislaman Abu Tholhah sebagai mahar dalam pernikahannya itu. (HR Nasa`ih 6/ 11
Langganan:
Komentar (Atom)
